Warga Banyuwangi kompak jaga daerah

Kita semua saling jaga dan tetap mewaspadai segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan hal negatif, kata Wabup Yusuf.

 

awanqq.comWakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko menegaskan jika Banyuwangi satu suara menyikapi kasus teror bom yang terjadi di Surabaya. Pihaknya bersama komponen forpimda bertekad akan saling menjaga sambil tetap mewaspadai segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan ekses negatif.

“Forpimda Banyuwangi dan para tokoh agama maupun masyarakat Banyuwangi sudah sepakat untuk tetap kompak dan solid menjaga kedamaian Banyuwangi di tengah pluralisme yang ada. Kita semua saling jaga dan tetap mewaspadai segala sesuatu yang berpotensi menimbulkan hal negatif,” kata Wabup Yusuf pada acara Dialog Memperkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa membangun Kebersamaan dalam Keberagaman Berbasis Kearifan Lokal, di Kantor Pemkab Banyuwangi, Selasa (15/5), di sinyalir oleh RajaIDR

Yusuf mengatakan, Banyuwangi merupakan daerah yang penduduknya terdiri atas beragam agama, suku dan budaya. Semua ini justru menguatkan Banyuwangi sebagai daerah yang menjunjung tinggi hak dan kebebasan beragama bagi pemeluknya. Ini terbukti Banyuwangi pernah meraih Harmony Award’ atau Anugerah Kerukunan Umat Beragama dari Kementerian Agama (Kemenag) tahun 2017.

“Penghargaan ini diberikan lantaran Banyuwangi dinilai mampu mewujudkan kerukunan antar umat beragama dan mampu mengelola perbedaan dengan bijak. Penduduk Banyuwangi yang mayoritas muslim justru mengayomi pemeluk agama lainnya. Kita akan terus mempertahankan hal ini,” kata Wabup.

Dijelaskan Yusuf, Banyuwangi sendiri dihuni oleh beragam umat beragama yang diakui pemerintah maupun aliran kepercayaan. Namun, kata dia, Banyuwangi tetap dalam kondisi yang terjaga kondisivitas wilayahnya.

“Kesbangpol punya semua data jumlah penduduk beserta agama dan aliran kepercayaannya. Termasuk aktivitas yang mereka lakukan, tapi alhamdulillah selama ini tidak ada gesekan maupun adu domba yang terjadi. Namun kami semua akan tetap meningkatkan pengawasan lebih intens, mengingat teroris ini telah menyebar di berbagai kota di Indonesia. Jadi kita tetap harus waspada,” katanya.

Acara tersebut juga menghadirkan pembicara Asisten Deputi VI Kesatuan Bangsa Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenko Polhukam) Kusnaedi. Kusnaedi mengatakan bangga dengan Banyuwangi karena dengan latar belakang suku budaya agama yang beragam bisa membentuk komunitas menjaga kesatuan persatuan bangsa.

“Ini adalah bentuk kearifan lokal yang telah teruji dalam menciptakan kerukunan dan persatuan. Hal ini bisa menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya,” ujar Kusnaedi.

Acara tersebut dihadiri Forum Pimpinan Daerah Banyuwangi dan Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Beragama sekaligus ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyuwangi Mohammad Yamin dan Kepala Badan Kesbangpol Banyuwangi Wiyono.

 

BACA BERITA LAIN CLICK DI BAWAH INI !

Surati Garuda Indonesia, Gubernur Sumbar minta tiket mudik tidak terlalu mahal

 

Daftarkan diri anda untuk bermain Agen Poker Terpercaya
di www.ratuidr.com – www.ratuidr.net   dengan minimal Deposit Rp, 20.000 dan Withdraw hanya Rp, 25.000.- Hanya di http://dewaidr.com
Dengan kemenangan yang jelas terlihat di Stats Depo/WD Pada laman RAJAIDR
      Contact Me :

Facebook Comments

Leave a Reply

Copyrights © 2010 awanqq.com All Rights Reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Frontier Theme