KPU jelaskan teknis larangan mantan Napi korupsi jadi Caleg

Ilustrasi Pemilu.

awanqq.comKetua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menjelaskan teknis untuk larangan eks narapidana korupsi menjadi calon legislatif jika diterapkan. Dia mengungkapkan, pertama, caleg harus membuat pernyataan tidak pernah melakukan korupsi.

Form pernyataan nantinya akan disediakan oleh KPU untuk para caleg mengisinya. Begitu pun dengan larangan eks narapidana kejahatan seksual anak dan narkoba. Para caleg juga harus memberikan pernyataannya.

Iya begitu, ujar Arief, di Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Rabu (6/6), di sinyalir oleh RajaIDR

Sebelumnya, hal senada diungkapkan Komisioner KPU Hasyim Asyari. Menurut Hasyim, prinsipnya akan berbentuk klaim.

Para caleg memberikan pernyataannya bahwa yang bersangkutan tidak pernah melakukan perbuatan itu. Kemudian, disertakan SKCK dari putusan pengadilan. Para caleg pun memiliki beban untuk membuktikannya.

“Buktinya kan ada. Yang menyiapkan itu kan orang yang mau nyalon. Kalau orang menyatakan ‘saya tidak pernah ini’, maka dia punya beban buat membuktikan itu,” kata Hasyim.

Setelah itu, KPU akan melakukan klarifikasi ke lembaga terkait benar atau tidaknya pernyataan yang diberikan. “Iya. Kami akan klarifikasi ke lembaga yang nyatakan itu, ke pengadilan, kepolisian dan lain-lain,” tandasnya.

 

BACA BERITA LAIN CLICK DI BAWAH INI !

Pangeran Arab Akui Limosin Vladimir Putin Lebih Baik dari Mercy

 

Daftarkan diri anda untuk bermain Agen Poker Terpercaya
di www.ratuidr.com – www.ratuidr.net   dengan minimal Deposit Rp, 20.000 dan Withdraw hanya Rp, 25.000.- Hanya di http://dewaidr.com
Dengan kemenangan yang jelas terlihat di Stats Depo/WD Pada laman RAJAIDR
      Contact Me :

Facebook Comments

2 Comments

Add a Comment

Leave a Reply

Copyrights © 2010 awanqq.com All Rights Reserved         Content Protection by DMCA.com         Best viewed in 1024 x 768 resolution Kebijakan Privasi